Rabu, 04 Februari 2015

4 (Empat) Hal Utama Penyebab Kencing Manis

Kencing manis merupakan sebutan lain penyakit diabetes. Sebutan ini diberikan mengingat banyaknya kandungan gula yang ditemukan di dalam urin penderita. Gula tersebut sebenarnya berasal dari makanan, yang mana sebagian besar karbohidrat akan diubah oleh enzim menjadi glukosa. Glukosa yang terbentuk kemudian akan diangkut oleh darah untuk melalui proses metabolisme selanjutnya yang akan merubahnya menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh.

Terkait dengan proses metabolisme glukosa di dalam tubuh, perlu diingat bahwa diperlukan insulin dalam jumlah yang cukup agar proses tersebut berjalan dengan lancar. Jika tidak, maka proses metabolisme glukosa akan terhambat. Akibatnya glukosa tidak dapat diserap masuk oleh sel dan tetap
berada dalam aliran darah. Inilah yang menjadi alasan mengapa kadar gula darah penderita nantinya akan meningkat drastis.

Kelebihan gula tersebut nantinya akan langsung direspon oleh tubuh dengan
membuang kelebihan gula tersebut melalui urin sehingga di dalam urin penderita akan banyak sekali mengandung gula. Karenanya wajar sekali jika kemudian diabetes disebut sebagai penyakit kencing manis.

Mengingat tingginya kadar gula darah penderita, sebagian besar dari anda mungkin bertanya mengenai penyebab penyakit gula yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Berikut ini akan dijelaskan secara detil terkait penyebab penyakit gula darah.

Kerusakan Sel Beta Pankreas
Sel beta pankreas merupakan kelenjar yang berfungsi mensekresikan insulin. Insulin merupakan hormon yang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kadar gula darah seseorang. Hal ini mengingat insulinlah yang akan membantu kelancaran proses metabolisme glukosa di dalam sel. Karenanya ketika produksi insulin terhambat, maka akibatnya proses metabolisme glukosa juga akan terhambat sehingga mengakibatkan kadar gula darah

Terkait dengan terhambatnya produksi insulin mungkin anda akan bertanya mengenai penyebab terhambatnya produksi insulin tersebut. Ketahuilah bahwa terhambatnya produksi insulin tersebut akibat adanya kerusakan pada sel beta pankreas. Penyebab kerusakan ini masih dalam tahap penelitian karena umumnya kerusakan baru bisa dideteksi setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah dimana ditemukan adanya peningkatan kadar gula darah yang sangat drastis.

Resistensi Sel Terhadap Insulin
Selain kerusakan pada sel beta pankreas sebagai kelenjar penghasil utama insulin bagi tubuh, kadar gula darah yang meningkat juga dapat dipicu oleh adanya reaksi penolakan atau resistensi sel terhadap insulin yang ada. Dalam hal ini, sel beta pankreas masih dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Dengan kata lain, insulin di dalam tubuh jumlahnya sudah lebih dari cukup untuk mengontrol kadar gula darah. Namun akibat resistensi sel terhadap insulin, insulin tidak dapat bekerja secara optimal dalam hal mengontrol kadar gula darah melalui proses metabolisme glukosa. Akibatnya glukosa tidak dapat dimanfaatkan oleh sel sebagai energi maupun sebagai cadangan makanan sehingga kadar gula darah pun meningkat drastis.

Ketidakseimbangan Hormon
Ketidakseimbangan hormon juga merupakan salah satu penyebab meningkatnya kadar gula
darah selain kerusakan sel beta pankreas dan resistensi sel terhadap insulin. Ketidakseimbangan hormon ini nantinya akan sangat berkaitan dengan obesitas yang mengarah pada penimbunan lemak di dalam tubuh. Dengan kata lain, obesitas cenderung memicu penimbunan lemak di dalam tubuh yang memicu ketidakseimbangan hormon akibat banyaknya lemak yang disimpan di dalam tubuh. Lemak dalam jumlah tertentu memang sangat diperlukan tubuh dalam menunjang aktifitasnya. Namun jika jumlah lemak yang ada melebihi jumlah yang diperlukan, maka lemak akan disimpan sebagai cadangan makanan. Semakin banyak lemak yang disimpan maka akan mengakibatkan penimbunan lemak yang dapat mempengaruhi kerja hormon serta memicu resistensi sel terhadap insulin akibat tertutupnya permukaan sel oleh lemak tersebut.

Obesitas
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa obesitas juga merupakan faktor pemicu meningkatnya kadar gula darah seseorang. Hal ini terkait dengan fakta bahwa seseorang yang mengalami obesitas cenderung memiliki banyak sekali timbunan lemak di dalam tubuhnya. Penimbunan lemak ini jika tidak segera dikurangi maka akan cenderung memicu resistensi sel terhadap insulin. Selain itu, lemak yang berlebih juga akan menyumbat aliran darah serta mempengaruhi fungsi hormon.

Mengingat bahaya yang dapat ditimbulkan akibat obesitas, maka sudah seharusnya anda menjaga berat badan anda agar tetap ideal. Hal ini dapat dengan mudah dicapai dengan berolahraga secara teratur. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat. Cukup pilih saja yang anda sukai dan lakukanlah secara teratur guna mendapatkan berat badan ideal sehingga resiko obesitas dan penyakit yang dapat dipicu oleh obesitas, seperti diabetes dapat dikurangi.

Sumber : http://obatkencingmanis.net/faktor-penyebab/4-hal-utama-yang-menjadi-penyebab-kencing-manis

Gejala dan Penyebab Penyakit Diabetes

Diabetes mellitus atau kencing manis terjadi karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otot dan jaringan.

Jika anda memiliki diabetes tipe apapun, itu berarti anda memiliki terlalu banyak glukosa. Terlalu banyak glukosa dalam darah akan menyebabkan masalah yang serius. Diabetes kronis terdiri dari diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Pemeriksaan Diabetes
Beberapa gejala klasik penderita diabetes mellitus antara lain: sering buang air kecil, sering merasa haus dan lapar, serta badan lemas dan sering mengantuk.

Gejala Penyakit Diabetes Mellitus
Gejala diabetes bervariasi berdasarkan jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki prediabetes (kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai diabetes) atau gestational diabetes (gula darah yang meningkat saat kehamilan) mungkin tidak akan mengalami gejala.

Gejala Diabetes Tipe1 (pada anak-anak)
Mengenali gejala diabetes tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejalanya sering salah dikira penyakit flu. Selain itu gejalanya terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang.

Anak dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut:
1. Sering berkemih
Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol.

2. Banyak minum
Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus.

3. Berat badan berkurang
Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.

4. Mudah lelah
Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi.

Gejala-Gejala Diabetes Tahap LanjutDiabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah.

1. Berat badan turun dengan cepat
Buat penderita diabetes, jangan senang dulu jika berat badan Anda turun dengan cepat. Ini bukan diakibatkan karena diet yang sukses, namun lebih disebabkan karena pankreas mulai rusak. Pankreas memiliki tugas memproduksi insulin yang digunakan mengolah glukosa menjadi sumber energi. Karena pankreas pada penderita diabetes gagal mengolah gula menjadi energi, maka terjadilah resistensi insulin. Tubuh kemudian akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar cadangan lemak dalam tubuh. Jika cadangan lemak habis, maka sasaran selanjutnya adalah otot. Akibatnya bobot tubuh akan terus menyusut.

2. Sering Kesemutan
gejala ini terjadi karena pembuluh darah yang rusak, sehingga darah yang mengalir di ujung–ujung saraf pun berkurang.

3. Luka yang sulit sembuh
Ini adalah efek lain dari kerusakan pembuluh darah dan saraf selain kesemutan. Kerusakan ini mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit jika mengalami luka. Mereka bahkan kadang tidak sadar telah terluka. Gabungan kadar gula darah yang tinggi dan tidak adanya rasa nyeri, maka luka yang awalnya kecil dapat membesar menjadi borok dan bahkan membusuk. Jika sudah sampai tahap ini, amputasi merupakan satu-satunya jalan untuk menyembuhkannya.

Gejala Diabetes Pada WanitaSementara itu, sayangnya dari beberapa gejala khusus yang sering dialami wanita namun tidak disadari mereka. Lantas, gejala-gejala apa saja itu biasanya hadir itu? Di bawah ini ada beberapa gejala yang dapat Anda harus waspadai dan segera konsultasi ke dokter, menurut Imam, di antaranya sebagai berikut:

Infeksi vagina yang ditandai dengan munculnya keputihan secara berulang, meskipun telah mendapatkan pengobatan.
Wanita diabetes lebih mudah terserang infeksi jamur di daerah organ intim karena daerah tersebut mengalami kelambaban cukup tinggi.
Mengalami gangguan fungsi hormonal karena aliran darah tidak lancar.
Cenderung mengalami polycystic ovarian syndrome. Keseimbangan hormon terganggu yang akan menganggu sistem reproduksi.
Pemicu diabetes juga, biasanya ditemukan pada wanita yang mengalami depresi.
Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dibanding pria

Penyebab & Faktor Risiko DiabetesUntuk dapat mengerti tentang diabetes anda harus mengetahui bagaimana glukosa diproses tubuh secara normal.

Bagaimana glukosa bekerja secara normal
Glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh. Glukosa berasal dari dua sumber yang utama, yaitu makanan dan hati. Saat mencerna makanan gula diserap ke dalam aliran darah dengan dibantu oleh insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat). Hormon insulin dihasilkan oleh pankreas.

Dalam proses ini hati bertindak sebagai gudang penyimpanan dan pusat pengolahan. Contohnya ketika anda tidak makan untuk beberapa waktu, hati akan melepaskan glukosa yang tersimpan untuk menjaga kadar glukosa tetap normal.


Penyebab DiabetesPenyebab diabetes tipe 1
Pada diabetes tipe 1, sistem imun anda yang normalnya berfungsi untuk melawan bakteri atau virus malah menyerang hormon insulin. Kondisi ini membuat anda kekurangan atau bahkan tidak memiliki insulin. Alih-alih dihantarkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam aliran darah.

Penyebab prediabetes dan diabetes tipe 2
Pada kondisi prediabetes – yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 – dan diabetes tipe 2, sel menjadi resisten terhadap hormon insulin. Hal ini menyebabkan pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin. Alih-alih mengalirkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam darah. Penyebab pastinya tidak diketahui meskipun kelebihan lemak dan perilaku pasif merupakan faktor penting.

Penyebab gestational diabetes
Saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon untuk menopang kehamilan. Hormon ini membuat sel lebih resisten terhadap insulin. Seiring pembesaran plasenta pada tiga bulan kedua dan ketiga, maka hormon tersebut semakin banyak dihasilkan.

Normalnya pankreas akan merespon dengan menghasilkan lebih banyak insulin. Tetapi terkadang pankreas justru tidak mampu meresponnya. Ini membuat glukosa banyak menumpuk di darah dan tidak terserap ke dalam sel.

Faktor risiko terkena diabetes

Faktor risiko diabetes didasarkan pada tipe diabetes.
Faktor risiko diabetes tipe 1
Meskipun penyebab pasti diabetes tipe 1 tidak diketahui, faktor keturunan mungkin mempengaruhi. Faktor lainnya adalah terkena penyakit yang disebabkan virus.

Faktor risiko diabetes tipe 2
• Lemak.
Semakin banyak lemak pada jaringan tubuh anda, semakin tinggi pula resistensinya terhadap insulin.

• Perilaku pasif.
Perilaku pasif akan membuat lemak dalam tubuh tidak terbakar. Aktifitas fisik akan membantu mengontrolnya dan semakin banyak penggunaan glukosa untuk energi maka semakin sensitif sel anda terhadap glukosa.

• Faktor keturunan.

• Usia.
Risiko akan meningkat seiring dengan usia dimana aktifitas fisik cenderung menurun.

• Gestational diabetes.
Jika anda memiliki gestational diabetes ketika hamil, maka risiko mengalami prediabetes dan diabetes tipe 2 akan meningkat kemudian. Jika bayi yang anda lahirkan memiliki berat lebih dari 4 kilogram maka anda juga berisiko terkena diabetes tipe 2.

• Polycystic ovary syndrome.
Ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, tumbuh rambut yang terlalu banyak dan obesitas.

Kondisi lain yang terkait diabetes antara lain:
Tekanan darah tinggi
Kolesterol

Pencegahan Penyakit DiabetesDiabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Akan tetapi diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Makan makanan sehat rendah kalori dan lemak
Lebih aktif secara fisik, khususnya dengan berolahraga
Jaga berat badan ideal

Sumber : http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/2013/05/gejala-diabetes-atau-penyakit-kencing.html

Penyebab Penyakit Mamatikan "Kencing Manis" Yang tidak di sadari

Barangkali anda tidak menyadari beberapa kebiasaan ini merupakan penyebab kencing manis. Kadang kita memang tak sadar bahwa pola hidup sehat sering diabaikan. Perkembangan zaman membuat manusia lebih suka dengan hal yang praktis dan instan. Kesibukan juga merupakan salah satu faktor utama bag warga perkotaan yang tidak dapat menjaga kebugaran tubuh yang mengakibatkan kegemukan. Kegemukan / obesitas dapat diperoleh karena keturunan dari lahir maupun pola hidup yang kurang baik. Perlu anda ketahui bahwa obesitas merupakan salah satu penyebab penyakit kencing manis pada beberapa tipe kasus, terutama untuk kencing manis tipe 2.

PENYEBAB PENYAKIT KENCING MANIS
Penyakit kencing manis atau yang dikenal dengan Diabetes Melitus merupakan akibat dari gangguan metabolisme tubuh dimana pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik. Diabetes Melitus juga bisa terjadi karena garis keturunan, bahkan para ahli kesehatan mengatakan bahwa keturunan dari penderita diabetes memiliki resiko yang cukup besar untuk mewarisinya. Oleh karena itu bagi yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit diabetes perlu menjaga pola hidup yang sehat.

Pada artikel sebelumnya saya telah membahas mengenai pengertian diabetes melitus / penyakit kencing manis. Silahkan membaca artikel tersebut bagi yang belum mengetahui kenapa penyakit ini bisa terjadi pada manusia. Ada bahasan yang cukup lengkap untuk lebih mengenal mengenai diabetes melitus. Saya hanya mau mereview saja pokok bahasan pada artikel tersebut. Diabetes melitus adalah ketidakmampuan tubuh untuk mengkonversi Glukosa dari makanan karena kurangnya insulin. Glukosa diperoleh dari karbohidrat dan gula yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Glukosa ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi tubuh terutama untuk tenaga / energi. Insulin sendiri merupakan hormon yang dihasilkan oleh tubuh di Pankreas. Insulin berguna membakar glukosa menjadi energi, tapi pada penderita diabetes melitus jumlah insulin tidak mencukupi bahkan pada diabetes tipe 1 sulit sekali memperoduksi insulin.

Sebelumnya saya juga membedakan penyakit kencing manis menjadi 3, yaitu tipe 1, tipe 2 dan gestational. Ketiga tipe tersebut memilik penyebab yang berbeda. Kencing manis tipe 1 biasanya terjadi pada anak-anak, dimana zat antibodi menggerogoti sendiri tubuhnya. Hal semacam ini dalam dunia media disebut autoimmune, yang pada kasus sebenarnyaa pankreas tidak dapat memproduksi insulin sebagai mestinya karena diserang zat antibodi.

Penyebab kencing manis tipe 2 biasanya karena faktor pola hidup yang kurang baik. Pada tipe 2 ini, pankreas masih bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang kecil dan itu tidak cukup untuk memecah glukosa menjadi energi. Diabetes tipe 2 ini merupakan tipe yang paling umum terjadi di masyarakat. Orang dewasa lebih sering mengalami tipe 2 ini tapi anak-anak juga bisa menderita penyakit ini jika dia obesitas.

Tipe terakhir adalah gestational, dimana tipe penyakit kencing manis ini hanya terjadi pada kaum wanita. Kehamilan merupakan faktor utama dari diabetes gestational. Pada saat hamil plasenta memproduksi hormon yang menyebabkan resistensi indulin.

Dari ketiga tipe penyakit kencing manis tersebut, tentu saja memiliki gejala yang biasanya terjadi, anda dapat membaca lebih lanjut mengenai hal tersebut di artikel tentang gejala kencing manis. Anda bisa menggunakan gejala tersebut untuk mengetahui langkah penanganan awal agar penyakit ini tidak semakin parah.

Selanjutnya saya ingin menyampaikan kebiasaan buruk yang kita tidak sadari bahwa kebiasaan tersebut merupakan penyebab kencing manis. Meskipun sepele namun jika tidak segera diubah kebiasaan ini dapat memperburuk keadaan. adapun kebiasaan yang mengakibatkan kencing manis adalah:

A. Suka Minum Teh Manis
Meskipun teh banyak manfaatnya anda perlu berhati-hati jika menjadi penggemar berat teh manis, apalagi jika memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kencing manis. Disadari atau tidak, teh manis mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Dari segelas teh manis yang anda minum mengandung sekitar 300an kalori, jika minum beberapa gelas sehari anda bisa menghitung sendiri berapa kalori yang anda dapatkan dari minum teh manis. Padahal jumlah kalori yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh hanya sekitar 1200 hingga 1500 kalori tergantung berat badan dan aktivitas yang dilakukan. Saran saya mulailah membiasakan diri minum teh tanpa gula, anda juga bisa menggantinya dengan minum air putih saja.

B. Istirahat yang kurang
Saya juga pernah membahas masalah tidur dengan obesitas pada artikel Cara Hidup Sehat. pada artikel tersebut saya membahas bagaimana korelasi antara kurang tidur dengan nafsu makan. Penelitian yag dilakukan di Universitas Chicago menyebutkan bahwa kurang tidur membuat nafsu makan meningkat dan mudah lapar. Kurang tidur juga menurunkan kemampuan tubuh untuk mengkonversi glukosa menjadi energi, hal ini tentu saja membuat kadar gula darah yang tinggi dan merupakan penyebab kencing manis.

C. Kurang Olahraga
Kurangnya olahraga rutin juga merupakan faktor utama obesitas. Orang yang memiliki aktivitas yang cukup banyak dan disertai dengan olahraga yang cukup dapat mengurangi resiko penyakit kencing manis, hal ini seperti yang dinyatakan oleh badan WHO. WHO menyatakan bahwa kegiatan seperti berjalan, bersepeda dan aktivitas produkktif lainnya membuat badan lebih sehat dan metabolisme tubuh menjadi lebih baik.

D. Pil Kontrasepsi
Pil kontrasepsi juga bisa menyebabkan penyakit kencing manis. Kandungan hormon estrogen dan progestin pada pil kontrasepsi membuat pankreas kesulitan untuk memproduksi insulin yang cukup. Hormon ini cukup menggangu kinerja pankreas, sehingga penggunaan pil dengan jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan pankreas tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jika anda memiliki keluarga dengan riwayat penyakit diabetes anda perlu mengkonsultasikan hal ini kepada dokter.

E. Minuman Bersoda
Meskipun tampak menyegarkan, minuman bersoda tidak bersahabat dengan penderita penyakit kencing manis. Soda merupakan minuman yang menyebabkan kegemukan, jadi saya sarankan jangan terlalu banyak minum minuman bersoda. Anda bisa menggantina dengan minum air putih atau jus buah yang kaya akan manfaat.


CARA MENCEGAH KENCING MANIS
Kata pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati. Hal ini rupanya juga berlaku untuk penyakit kencing manis. Setelah anda tahu penyebab kencing manis, anda pasti akan melakukan pencegahan agar tidak terserang penyakit ini. Mengobati penyakit kencing manis bisa membutuhkan biaya yang cukup banyak namun dengan langkah preventif anda bisa mengurangi reskio tersebut. Pola hidup sehat memang perlu dicanangkan dari mulai hari ini, ketika anda membaca artikel ini. Anda perlu menjauhi kebiasaan buruk yang telah saya sampaikan diatas, meskipun hanya beberapa namun anda bisa mengembangkannya sendiri. Ingat selalu bahwa obesitas juga penyebab diabetes, jadi yang menyebabkan obesitas lebih baik dihindari. Asupan makanan bergizi juga perlu diperhatikan, jangan hanya mengandung karbohidrat dan karbodidrat saja. Jika anda adalah orang sibuk, usahakan untuk tetap beristirahat yang cukup, stress juga dapat mengakibatkan diabetes.

Mungkin saya cukupkan sampai disini untuk hari ini, semoga anda bisa merubah pola hidup anda menjadi hidup yang sehat dan berkualitas setelah membaca mengenai penyebab kencing manis ini.

Sumber : http://www.anggaputra.com/penyebab-kencing-manis-yang-tidak-disadari/

Selasa, 27 Januari 2015

Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Kecantikan


Berikut ini adalah beberapa manfaat dan khasiat daun kelor untuk kesehatan tubuh, rambut, mata, khasiat daun kelor untuk kecantikan kulit wajah, serta kandungan Gizi (vitamin) yang terdapat pada daun kelor.

Daun Kelor
Tanaman kelor atau moringe Oilefera memiliki banyak khasiat untuk kesehatan manusia. Tanaman ini berupa pohon kecil dengan tinggi 3-10 meter. Daunnya berwarna hijau pucat mirip ganda dengan anak daun menyirip ganjil dan helaian daunnya berbentuk bulat telur.

Di Indonesia, tanaman kelor ini banyak ditanam sebagai pagar atau pembatas kebun. Banyak orang memanfaatkan daun kelor dan buah kelor untuk sayuran.

Ada pula yang mengaitkan tanaman ini dengan ilmu hitam seperti untuk mengusir setan. Namun, dibalik mitos tersebut, ternyata seluruh bagian dari tanaman kelor dapat dimanfaatkan untuk kesehatan.

Akar
Sebagai obat dalam, air rebusan akar kelor dapat menyembuhkan rematik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, dan gonorrhoea. Akar tanaman kelor ini juga dikenal sebagai pelaruh air seni, pelaruh dahak atau obat batuk, peluruh haid, penambah nafsu makan dan pereda kejang. Tumbukan halus akar kelor dapat dibuat bedak untuk tapel perut pada bayi yang baru lahir, pencegah iritasi kulit, obat penyakit kulit, serta sebagai parem untuk bengkak-bengkak pada penyakit beri-beri dan untuk pengobatan kaki yang terasa pegal dan lemah.

Kulit BatangBerdasarkan hasil riset, kulit batang kelor mujarap sebagai penawar racun ular dan kalajengking. Selain itu, mengoleskan ekstrak kulit batang ekor, dapat mengatasi pembengkakan, sariawan, dan karang gigi.

Buah
Buah kelor diketahui mengandung zat alkaloida morongiona yang bersifat merangsang pencernaan makanan. Buah kelor juga dapat dimasak menjadi sayur asam yang lezat.

Bunga
Air rebusan bunga kelor dapat membantu mengatasi radang tenggorokan, flu dan cacingan.

BijiBiji kelor dapat dipakai sebagai penjernih air. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik, obat-obatan, serta sumber minyak goreng nabati. Biji kelor yang telah kering mengandung 40 persen lemak tak jenuh sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif minyak sawit.

Sumber : http://caraobat.blogspot.com/2013/09/manfaat-khasiat-daun-kelor-bagi-kesehatan-dan-kecantikan.html

Jumat, 05 Juli 2013

Cita Rasa Ledok Menggoyang Lidah

Ledok Makanan Khas Nusa Penida

Ledok berarti mencampur atau mengaduk. Campuran ini menghasilkan cita rasa khas yang sulit untuk dilupakan.
Ledok merupakan salah satu makanan khas warga Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Ledok biasanya dibuat pada saat musim hujan ketika para warga Nusa Penida memiliki sayuran di perkebunan. Biasanya masyarakat membuat Ledok dengan sayuran seadanya yang mereka tanam sendiri.
Ledok terbuat dari bahan dasar tla’han, jagung yang ditumbuk lalu dipisahkan antara bagian yang kasar dengan bagian yang halus. Bahan ini dicampur dengan bermacam jenis bahan makanan dan bumbu penyedap untuk menambah cita rasanya. Bahan campuran berupa sayuran, seperti ketela pohon, kacang lindung (kacang muda yang dipotong menjadi 2 atau 3 bagian), jagung seset (jagung muda yang diiris bijinya menjadi bagian terkecil), kacang merah, bayam, daun kelor dan sayuran lainnya yang gampang ditemukan di perkebunan warga Nusa Penida.
Untuk menambah cita rasa, ledok dicampur dengan adonan bumbu khusus yang sederhana.
Tla’han direbus sampai matang, sambil menunggu bahan lainnya dipersiapkan dan dibersihkan. Setelahtla’han matang, bahan lainnya dicampur dan diaduk sampai rata dengan menggunakan siot (sendok kayu yang kuat) sampai mencapai tingkat kekentalan tertentu yang diinginkan. Selanjutnya ditambahkan bubur jagung yang telah dipisahkan tadi dengan bagian yang kasar.
Untuk menjaga kestabilan suhu nyala api diperkecil.
Selanjutnya bumbu yang sudah disiapkan dicampur sampai merata. Dalam penyajian, untuk meningkatkan selera penikmat ledok ditambahkan sisitan ikan laut atau sisitan ayam goreng dengan cara menaburkan di atasnya sehingga memiliki kandungan gizi yang lengkap.
Pembuatan ledok ini termasuk susah. Hanya orang tertentu yang bisa seperti dikatakan Ni Made Aris, 40 tahun. Dia mengatakan, “Ngae ledok apang bise nyangke api kinang puhon.” Artinya, membuat ledok butuh kemampuan untuk memprediksi suhu kepanasan api agar tidah gosong.
Begitulah salah satu kendala dalam pembuatan Ledok.
Ni Made Aris Juga mengatakan Ledok yang dibuat untuk dijual dengan ledok dikonsumsi sehari-hari pada umumnya berbeda dari rasa, bahan  yang digunakan sehingga mempengaruhi tekstur tampilannya. Untuk menikmati ledok Nusa Penida dapat dijumpai di Pasar Mentigi dengan harga Rp 5.000 per porsi.
Cepok kole maan meli Ledok di Peken Mentigi, jani bin mekite meli, yen kole lewat kemu mani lakar meli bin,” tutur  I Ketut Suarme M, 37 tahun, saat ditanya tentang rasa ledok. Dia bilang pernah sekali membeli ledok di Pasar Mentigi, sekarang ada keinginan untuk membeli lagi, kalau nanti saya lewat kesana saya pasti membeli ledok lagi.
Cita rasa yang tercampur menjadi satu seolah-olah memberikan sensasi tersendiri di lidah para penikmat ledok.
NB:
Artikel ini sudah dipublis di  Balebengong.net, hasil Pelatihan jurnalistik warga tgl 29 Juni 2013 di Nusa Penida ini linknya :
Foto dari blog Budi Nusa.

Selasa, 25 Juni 2013

Tulisan Mengungkap Kisah Tanpa Rasa

Seiring dengan perkembangan jaman saat ini, informasi sangat diperlukan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik dari masyarakat lapisan paling bawah sampai pada masyarakat lapisan paling atas. Tentunya tidak sembarangan sumber informasi bisa kita jadikan acuan dalam mengambil keputusan atau mengambil langkah konkrit berikutnya. Semua semestinya didasari oleh beberapa indicator yang dapat dijadikan acuan, salah satunya adalah konkribilitas narasumber dan penyampaian informasi dari penulis.

Dijaman modernisasi saat ini, informasi dapat diakses dan dipublikasikan dengan sangat mudah dari berbagai kalangan masyarakat baik melalui media Elektronik maupun melalui media cetak. Didalam penyampaian informasi tersebut telah banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan nilai-nilai norma yang berlaku didalam kehidupan masyarakat sehingga tidak menutup kemungkinan terjadinya konflik diantara penerima informasi tersebut. Sehingga konkribilitas didalam menulis perlu memperhatikan unsur-unsur zara dan pemicu konflik yang dapat mengacu pada munculnya konflik-konflik yang tidak kita inginkan.


Melalui kesempatan ini besar harapan saya untuk dapat ikut berlatih dalam kegiatan Pelatihan menulis warga yang diselenggarakan oleh Sloka institut ini, sehingga harapan saya nanti kedepannya dapat menghasilakan “Tulisan Untuk Mengungkap Kisah Tanpa Rasa”. karena dari tulisan bisa mewakili beribu-ribu kisah yang nantinya dapat menyampaikan informasi dijamannya sekarang ataupun dijaman yang akan datang. Melalui tulisan penulis dapat hidup berjuta-juta tahun untuk menceritakan kisah yang ditulis, dimana sekiranya informasi dalam tulisan tersebut mengungkap sebuah kisah tanpa mengubah norma-norma yang sedang berlaku sehingga tidak memberikan informasi yang salah kepada penerima informasi tersebut(M-J).

Informasi Latihan Menulis kerja sama Nusa Penida Media dengan Sloka Institude

Senin, 03 Juni 2013

Inilah Sebabnya Nyamuk Malaria Gemar Mengisap Darah Manusia

Nyamuk malaria mengisap darah manusia
Penelitian di Inggris menemukan fakta unik tentang mengapa nyamuk malaria sangat tertarik untuk mengisap darah manusia.

Tim peneliti dari London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM), Belanda, mendata berbagai cara penularan penyakit malaria pada manusia.

Studi tersebut menemukan bahwa saat nyamuk berpindah ke tubuh seseorang dia akan bereproduksi dan menginfeksi. Dan salah satu penyebab ketertarikan nyamuk malaria menempel di tubuh seseorang adalah karena bau keringat orang yang bersangkutan.

Kesimpulan ini didapat setelah peneliti menganalisa nyamuk malaria yang telah terjangkitPlasmodium falciparum, sebuah parasit mematikan yang dapat menginfeksi tubuh manusia. Nyamuk tersebut ditempatkan dalam box yang didalamnya terdapat beberapa stocking yang salah satunya sudah digunakan selama 20 jam oleh pemiliknya.
  
Dari penelitian tersebut diketahui bahwa dari beberapa stocking yang diletakkan di dalam box,stocking yang sudah dikenakan selama 20 jam tersebut dihinggapi lebih banyak nyamuk malaria ketimbang stocking lainnya, seperti diberitakan BBC.
  
Inilah yang menjadi kesimpulan peneliti bahwa bau keringat merupakan aroma pemikat yang sangat menarik bagi nyamuk malaria untuk mengisap darah dan menginfeksi tubuh seseorang.
Hasil studi ini telah dimuat dalam jurnal Plos One. (dan)



sumber:
http://id.she.yahoo.com/ini-sebabnya-nyamuk-malaria-gemar-mengisap-darah-manusia-022356230.html;